Monthly Archives: March 2020

Mengambil Hati

Sebuah syair lagu yang menyentuh hati dan bisa meneteskan air mata ini berkisah tentang cinta seseorang yang sangat mendalam, meskipun orang yang dicintainya harus bertunangan dengan orang lain yang tak lain dan tak bukan adalah kawan karibnya.

  • aku serahkan seluruh hatiku,
    saat aku jatuh cinta padamu
    ku mengambil hatimu setelah aku menginginkanya
    kasihku sayangku cintaku
    tidak perlu ada yang tahu, katakanlah
  • iya, aku hanya ingin mencinta bukan mencuri
    dan aku juga bukanlah ingin memaksamu
  • aku merasa ada kedamaian 
    setelah aku membuat keresahan
    aku serahkan seluruh hatiku,
    saat aku jatuh cinta padamu 
    jangan pernah tinggalkan aku di tengah jalan
    berjanjilah padaku tidak akan pernah menghancurkan hatiku
  • bagaimana aku dapat memberitahukanmu, aku sudah merasa
    jika aku hidup untukmu, aku juga akan mati untukmu
  • aku telah menemukan dirimu sekarang 
    setelah menunggu begitu lama untukmu
    aku serahkan seluruh hatiku, 
    saat aku jatuh cinta padamu

Berapa banyak pasangan hidup ini harus menjalani rumah tangga dengan cinta yang kompromi, karena yang dicintainya tak kunjung jadi kenyataan dalam kenyataan hidupnya.
Berharap suatu saat bisa hidup bersama seseorang yang dicintainya adalah sebuah penantian panjang dari sang cinta. Mencintai seseorang yang orangnya ternyata mencintai orang lain, begitulah banyak kenyataan hidup yang dijumpai.

Memang mungkin cinta sejati barangkali cinta yang tak pernah akhirnya bersama dan saling memiliki, namun terus membayangi untuk selalu dirindukan. Bukan…..itu bukan cinta sejati, tapi kasih tak sampai. Begitu banyak kasih tak sampai, tetap ada dalam hubungan yang harmonis karena saling menghargai dan karena serba keterbatasan kondisi yang ada, namun ada juga kasih tak sampai ada dalam hubungan kebencian mendalam karena merasa diingkari.

Begitulah, kadang kerinduan pada kenangan indah masa lalu itu ada dalam sebuah lagu yang terasa sangat syahdu, atau ada dalam sajak-sajak indah goresan pena sang penyair.

Ini salah satu lagunya ada di sini : Khayalan Masa Lalu

Pandemi COVID-19

Berita menyebarnya wabah penyakit yang disebabkan oleh virus corona telah sampai ke Indonesia. Kondisi darurat virus corona telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. Dampaknya mulai tanggal 16 Maret 2020, perguruan tinggi telah meliburkan mahasiswanya, sementara sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA pun telah meliburkan siswanya selama 14 hari. Mengapa 14 hari ?

Inilah yang menarik untuk ditanyakan, karena penetapan libur selama 14 hari kebanyakan orang awam tidak mengetahui.
Mengapa 14 hari dan untuk apa, maklum himbauan itu tanpa disertai penjelasan yg memadai.
14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan.
14 hari itu mampu menghentikan laju penularan Covid-19.
14 hari itu mampu menyelamatkan ribuan orang.
Mengapa?

Penjelasannya demikian:
-Ketika seseorang kontak dgn apapun yg bisa menginfeksinya dgn Covid-19, maka harus ditunggu 14 hari minimal, jika tidak terjadi apa2, maka orang itu aman.
-Libur 14 hari untuk memotong rantai penularan, ini baru akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing2 selama 14 hari itu, kenapa?
Contoh, seorang anak mulai libur tgl 16 Maret selama 14 hari, dia akan masuk sekolah lagi pd hari ke-15. Ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu libur itu untuk jalan2, mengunjungi kumpulan orang, atau ketempat saudara, ke mall dll, seandainya dia jalan2 di hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yg ia kunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda2 dia sakit, tetapi dia sudah membawa Covid-19 di tubuhnya dan berpotensi menularkan, andai dia masuk sekolah pada hari ke 15 dst. Maka 14 hari libur sekolahnya itu, tidak ada gunanya, penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularan tidak terputus.
Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu, warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu.
Waktu 14 hari itu, berguna untuk saling pantau, jika ada orang yang menunjukkan gejala2 menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan stop hanya pada dia, karena dia tidak kontak dgn orang lain dalam 14 hari itu. Jadi, mari kita mengisolasi diri, untuk diri sendiri dan orang lain, mungkin pula dalam skala besar untuk umat manusia.

Mohon jelaskan kepada orang lain, supaya semua patuh dan pemerintah terbantu untuk stop penularan Covid-19, jika tidak, maka 14 hari libur itu percuma, 14 tahun pun tak bisa stop penularan.

Semoga kondisi dunia segera pulih.